Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Delima
Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Delima

Penjelasan Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Delima

Posted on

Klasifikasi Dan Morfologi Tanaman Delima  – Yang dimaksud dengan tanaman delima / punica granatum merupakan tanaman buah – buahan yang aslinya berasal dari Iran.

Sedangkan daerah yang pertama kali mengembangbiakkan dalam skala besar adalah di Mediterania untuk selanjutnya berkembang ke daerah Cina Selatan dan Asia Tenggara.

Seperti diketahui bahwa tanaman delima mempunyai buah yang dapat dikonsumsi oleh hewan / burung dan manusia dalam kondisi segar sehingga dikenal juga sebagai buah meja.

Selain itu buah ini bisa dikonsumsi dengan beragam cara anatara lain dalam bentuk sari, sirup, pasta atau produk makanan olahan lainnya yang berbahan dasar dari buah delima.

Di Mesir buah delima kerap dikonsumsi untuk dijadikan minuman semacam anggur, sirup dan sari buah. Sedangkan di Asia sari buah delima dibuat kental sehingga menjadi saos.

Buah delima banyak mengandung khasiat untuk menjaga kesehatan tubuh seperti mengurangi peradangan pada kulit, mengurangi radang tenggorokan, mencegah penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh, dan banyak mengandung antioksidan. Sari buah delima memiliki kandungan mineral yang bagus untuk tubuh seperti ion kalium / potassium, vitamin A, C, dan E serta asam folic.

Klasifikasi Tanaman Delima

  • Kingdom : Plantae / tumbuhan
  • Sub kingdom : Tracheobionta / tumbuhan berpembuluh
  • Super divisi : Spermatophyta / menghasilkan biji
  • Divisi : Magnoliophyta / tumbuhan berbunga
  • Kelas : Magnoliopsida / berkeping dua / dikotil
  • Sub kelas : Rosidae
  • Ordo : Myrtales
  • Famili : Punicaceae
  • Genus : Punica
  • Spesies : Punica Granatum L.

Morfologi Tanaman Buah Delima

Akar tanaman delima

Morfologi delima pada Sistem perakaran pada tanaman delima yaitu tunggang yang mampu menembus ke dalam tanah hingga 5 s/d 10 M yang mana akar berbentuk bulat memanjang dengan ukuran panjang bisa mencapai 10 s/d 20 M bahkan lebih, memiliki serabut dan masing – masing berwarna cokelat muda. Akar tanaman berfungsi untuk menopang tubuh tanaman serta menyerap unsur – unsur hara dan air dari dalam tanah.

Batang tanaman delima

Batang tanaman delima memiliki bentuk bulat dengan ranting – ranting bersegi, batang memiliki percabangan yang banyak dan agak lunak serta terdapat duri pada bagian ketiak daunnya. Ketika masih muda warna batang tanaman adalah cokelat dan akan berubah menjadi hijau kotor ketika berusia tua.

Daun tanaman delima

Tanaman delima mempunyai sistem berdaun tunggal dan bertangkai pendek, letaknya berkelompok. Helaian daun berwarna hijau, berbentuk lonjong hingga lanset dan bagian pangkal meruncing, bagian ujung daun tumpul, tepi daun rata, pertulangan daun menyirip, permukaan daun mengkilap dan daun mempunyai ukuran panjang sekitar 1 s/d 9 Cm dengan lebar antara 0,5 s/d 2,5 Cm.

Bunga tanaman delima

Bunga – bunga delima bertangkai pendek yang letak tumbuhnya pada ketiak daun. Bunga pada tanaman delima termasuk bunga tunggal dan memiliki lima warna antara lain merah, putih, maupun ungu dan kuning yang mampu berbunga di sepanjang tahun.

Buah tanaman delima

Buah delima berbentuk buah buni atau bulat – bulat kecil dengan diameter sekitar 5 s/d 12 Cm memiliki warna – warna cantik yang beragam mulai dari putih kemerahan, merah, keunguan, putih keciklatan dan kehitaman. Pada permukaan kulit terdapat bercak – bercak disesuaikan dengan warna daging buah yang banyak mengandung air.

Biji buah delima

Biji – biji buah delima terletak di dalam buahnya yang berbentuk granul dengan warna kemerahan atau putih kemerahan yang dilapisi serat – serat halus. Biji – biji tersebut berbentuk bulat persegi dan agak pipih.

Demikian kami menjelaskan dengan singkat tentang klasifikasi dan morfologi tanaman Delima, semoga bermanfaat !

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *